iklan

lagi cari sesuatu? Gunakan fasilitas ini ..

27 November 2008

Tips Memelihara Baterai Laptop

Baterai pada Laptop sering menjadi hal yang menentukan dalam membeli sebuah laptop. Tentu saja kita tidak ingin kondisi baterai laptop menjadi jauh dari yang diharapkan padahal belum cukup setahun.

Keadaan seperti ini terjadi pada laptop pertamaku dulu. Setelah membaca bergbagai sumber, ternyata kesalahan ada pada cara saya memperlakukan batetai laptop tersebut.

Agar kejadian yang pernah saya alami dulu tidak terjadi pada Anda, berikut ini beberapa tip berdasarkan beberapa sumber yang saya pernah baca. Tips ini saya terapkan pada laptop yang saya miliki sekarang ini. Mudah-mudahan berguna.

  1. Baca dengan detail terlebih dahulu buku manual yang diberikan oleh produsen. Buku manual itu diberikan bukan untuk dijadikan pembungkus kacang. Buku tersebut perlu, karena kadang-kadang tiap merek mempunyai perlakuan khusus yang berbeda.
  2. Lakukan pengisian baterai sampai penuh tanpa menghidupkan laptopnya, walaupuna ada juga merek tertentu yang tidak mengharuskan demikian. Tapi saran saya, agar pengisian pertama maksimal, sebaiknya diisi dalam keadaan mati. Sebenarnya ketika masih di pabrik, baterai tersebut sudah diisi penuh, tapi seiring dengan berjalannya waktu, tentu saja berkurang.
  3. Setelah penuh, nyalakan laptop Anda tapi dengan sumber power dari baterai saja. Nyalakan sampai isi baterai tersedot habis dan laptop mati sendiri. Khusus langkah ke 3 ini, sebaiknya dilakukan secara berkala misalnya tiap bulan.
  4. Jika menggunakan listrik AC secara konstan untuk jangka waktu yang lama secara terus menerus, misalnya samapai 24 jam, sebaiknya baterai di copot aja dulu jika sudah penuh.
  5. Pada umumnya baterai laptop mengenal jumlah pengisian ulang maksimal. Setelah nilai itu terlewati, performa kan menurun. Counter yang menghitung nilai tersebut, ada pada baterai. Salah satu cara mengakali counter ini adalah dengan tidak melakukan pengisian penuh. Pengisian penuh hanya dilakukan jika betul betul dibuthkan. Sebenarnya ada beberapa jenis laptop yang mempunyai kemampuan untuk pengatusan level pengisian. Misalnya proses pengisian hanya samapai 80%. Setelah itu akan berhenti dengan sendirinya. Laptop yang mempunyai kemampuan ini diantanya mereka ASUS dan B|Y|O|N seri M31W S/S dan M31F G/S.
Nah.. itulah beberapa tip yang saya bisa berikan. Sebenarnya banyak tips yang lain. Jadi nanti aja ya, tis tambahannya.

regard

A| Kha

Baca selengkapnya ...

23 November 2008

Handphone (LG KU250) Sebagai Modem pada Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

Setelah kemarin berhasil menginstal dan meng-update Ubuntu 8.10 (intrepid Ibex) dan Ubuntu 8.04 (keduanya Open Source), saya kemudian mencoba untuk menggunakan handphone LG KU250 pada sebagai modem pada ubuntu 8.10 (untuk Ubuntu 8.04 liat di sini)buat ngakses internet. Handphone type ini memang dulunya saya beli buat jadikan modem, karena sudah mendukung 3G dgn harga yang 1juta-an rupiah. Tapi selama ini masih sering dipakai di Windows XP saja.
Pada prinsipnya, langkah yang saya gunakan sama saja dengan ketika saya coba instal di Ubuntu 8.04.
Cuma ketika saat pertama kali saya hubungkan antara port USB dan Handphone LG KU250, ada sedikit kejutan yang diberikan oleh Ubuntu 8.10. Yakni secara tiba-tiba muncul pop up yang menginformasikan beberapa Acces Point yang perbah saya setting di hand[hone tersebut. Diantaranya Telkomflash, Indosat IM3, dan IM2. Saya disuruh untuk memilih yang mana yang saya akan pakai. Karena saat ini simcard yang tertanam di handphone itu adalah IM2, maka saya pun memilih IM2. (pada Ubuntu 8.04 hal ini tidak terjadi)

Ok... kita mulai.
Karena saya yakin bahwa handphone ini sudah dikenal baik oleh Ubuntu, maka saya langsung masuk ke terminal. Aplications >> Accessories >>Terminal
Kemudian saya lakukan perintah-perintah berikut:

nisa-abdo@nisa-abdo:~$ sudo su [enter]
[sudo] password for nisa-abdo: ******** [enter]
root@nisa-abdo:/home/nisa-abdo# cd .. [enter]
root@nisa-abdo:/home# cd .. [enter]
root@nisa-abdo:/# wvdialconf [enter]
root@nisa-abdo:/home/nisa-abdo# wvdialconf [enter]
Editing `/etc/wvdial.conf'.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan<*1>: S0 S1 S2 S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
ttyACM0<*1>: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: QUALCOMM INCORPORATED
ttyACM0<*1>: Speed 4800: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 9600: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 19200: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 38400: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 57600: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 115200: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 230400: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 460800: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Max speed is 460800; that should be safe.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK

Found an USB modem on /dev/ttyACM0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyACM0: Speed 460800; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"

Kemudian saaya lanjutkan dengan mengedit wvdialconfig untuk memasukkan paramaeter atau data data untuk berhubungan dengan IM2

root@nisa-abdo:/home/nisa-abdo# gedit /etc/wvdial.conf
[enter]

muncul sebuah teks editor. Editlah sesuai dengan settingan operator Anda. Sebagai contoh, saya menggunakan IM2. Phone number *99#, Access Point:indosatm2, username: ****** (rahasia dong) dan password: ******* (rahasia juga). Lihat contoh berikut:

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = *99#
Modem = /dev/ttyACM0
Username = XXXXXXX
Password = XXXXXXXXX
Baud = 460800

Kalau sudah diedit, silahkan di save dan ditutup. Kemudian ketikkan perintah berikut untuk mendial:

root@nisa-abdo:/home/nisa-abdo# wvdial

perintah ini kemudian akan memunculkan beberapa baris yang tidak perlu kita tahu maksudnya apa. Kalimat-kalimat yang muncul mungkin pada termianal seperti ini:

--> WvDial: Internet dialer version 1.60
--> Cannot get information for serial port.
--> Initializing modem.

--> Sending: ATZ
ATZ OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 OK --> Modem initialized.
--> Sending: ATDT*99#

--> Waiting for carrier. ATDT*99# CONNECT
--> Carrier detected. Waiting for prompt.

--> Don't know what to do! Starting pppd and hoping for the best.

--> Starting pppd at Fri Nov 21 16:46:29 2008

--> Pid of pppd: 7186

--> Using interface ppp0
--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]
--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]

--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]

--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]

--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]

--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]
--> local IP address 114.58.95.8
--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]
--> remote IP address 10.64.64.64

--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]
--> primary DNS address 202.155.0.10
--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]

--> secondary DNS address 202.155.0.15
--> pppd: �[07]�[08]�[05]�[08]


atau penampakan seperti pada gambar berikut:

[GAMBAR TERMINAL]

Nah.. jika demikian berarti sudah terkonek.

Tapi ketika saya mencoba browsing, ternyata belum bisa. PAdaha, download email pakai Thunderbird, YM pakai Pidgin dan Kopete sudah mantap.
Setelah tanya ke sana kemari, masalahnya ada di settingan Firefox. Firefoxnya dalam keadaan stting mode offline. Jadi saya harus kembalikan lagi. Pada window firefox klik Menu File >>Work Offline (tanda centang dibuka).

Beres deh...!

Oh.. iya kalaumau disconnect secara umu terdapat dua cara yakni cara lemubt dan anarkis. Mau pilih yang mana..? Yang lembut aja ya... .
Kembali ke terminal (selama koneksi, terminal jangan sampai ditutup karena ini merupakan salah satu cara anarkis untuk Disconnect). Kemudian tekan Ctrl+C di keyboard.

Komentarnya ya? Kalau ada pertanyaan, semoga saya bisa jawab.
Selamat mencoba.


A | Kha

Baca selengkapnya ...

16 November 2008

Menjalankan OS dari USB Flash Disk(1)

Oleh: Gunung Sarjono

Anda sudah pernah booting dari CD dan floppy disk, tetapi bagaimana dengan USB Flash Disk? Penggunaan mereka sebagai tempat penyimpanan file semakin meningkat, tetapi kemampuannya sebagai perangkat bootable relative belum diketahui. Kita lihat bagaimana…
1. Periksa Kompatibilitas BIOS
Jalankan PC Anda dan sebelum Windows boot, masuklah ke sistem BIOS dengan menekan tombol Delete, F2, F12, atau tombol apapun yang diperlukan oleh PC Anda. Bukalah tab atau menu Boot, cari opsi USB Boot dan ubah ke enable. Kemudian masuklah ke menu Boot Device Priority dan naikkan opsi USB device sehingga berada di atas harddisk Anda. Simpan perubahan yang Anda buat dan keluarlah dari BIOS.
Biarkan Windows boot seperti biasanya dan persiapkan image operating system yang akan Anda gunakan.
2. Siapkan Image OS
Anda memerlukan file bootable untuk USB Flash Disk (UFD). File tersebut merupakan kunci starter untuk operating system yang ingin Anda boot dari UFD. OS yang bisa Anda boot dari UFD terbatas, ini karena kapasitas dari UFD itu sendiri dan file yang tersedia. DOS merupakan pilihan yang sudah pasti dan
karena kebanyakan boot disk DOS hanya berukuran beberapa MB, Anda bisa memasukkan mereka ke UFD. Pilihan lainnya adalah Windows 98/Me start-up disk. Semua file yang dibutuhkan untuk itu bisa di-copy dari disket atau di-download.
3. Siapkan Utiliti yang Diperlukan
Windows tidak selalu bisa memformat UFD dan membuatnya bootable. WinImage merupakan utiliti yang bisa gunakan di sini. WinImage merupakan aplikasi shareware yang memungkinkan Anda untuk mentransfer file ISO image ke perangkat USB. Anda bisa men-download WinImage dari http://www.winimage.com. Utiliti lain untuk membuat bootable disk pada UFD adalah MKBT yang merupakan utility freeware. MKBT sedikit lebih sulit dibanding WinImage tetapi mempunyai fleksibilitas jauh lebih besar begitu Anda mengenalnya. MKBT dapat meginstalasi FAT, NTFS, atau RAW boot sector pada UFD. Anda bisa mendapatkan MKBT dari http://www.nu2.nu/mkbt.
4. Instalasi Utiliti untuk Transfer Image
Jika Anda men-download MKBT, maka yang kemudian perlu Anda lakukan hanyalah mengekstrak file download dan langsung saja jalankan program. Namun, hal sebaliknya terjadi bila Anda men-download WinImage. Klik ganda file instalasi dan kemudian pada kotak dialog yang muncul klik Next. Pada halaman Registrasi, kosongkan saja bagian Name dan Registration Code dan kemudian klik Next. Untuk langkah selanjutnya, Anda bisa mengikuti petunjuk yang diberikan. Sebagai contoh di sini kita akan menggunakan WinImage. (Perlu dicatat bahwa jika belum menggunakan registrasi Anda hanya bisa menggunakan WinImage lama 30 hari).
5. Transfer Image OS Ke UFD
Masukkan UFD ke salah satu slot USB pada PC Anda dan kemudian jalankan utiliti yang akan digunakan
untuk mentransfer boot file. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa contoh di sini menggunakan WinImage, oleh karena itu langsung saja jalankan program. Pada menu File pilih Open. Cari file image yang telah Anda siapkan sebelumnya pada langkah 2 dan kemudian klik Open. Pada menu Disk dan kemudian klik perangkat USB Anda. Buka kembali menu Disk dan kemudian klik Write Disk. Pastikan tidak ada yang penting karena semua file yang terdapat pada UFD akan terhapus.
6. Boot Komputer dengan UFD
UFD Anda sekarang telah menjadi bootable disk, sehingga biarkan tercolok pada PC Anda dan restart. Asalkan Anda telah menaikkan urutan prioritas boot perangkat USB di atas harddisk, sistem Anda akan boot ke DOS/Windows dari UFD. Untuk memasukkan bootable OS yang lain ke dalam UFD Anda, ulangi langkah sebelumnya. Download, ekstrak, dan copy files system yang dibutuhkan ke UFD Anda. Jika Anda men-download file ISO (atau image yang lain, gunakan WinImage atau MKBT untuk mentransfer file image ke UFD Anda).

HP Format Tool dan Download Image
Windows tidak selalu bisa memformat USB Flash Disk (UFD) dan membuatnya bootable. Tool lain yang
dapat Anda gunakan adalah HP USB Disk Storage Format Tool. Meskipun disebutkan sebagai “Windows-based format utility for HP Drive Key or DiskOnKey USB device,” program tersebut dapat bekerja dengan
sebagian besar perangkat UFD. Jika program tidak dapat mengenali UFD yang Anda gunakan, maka Anda
bisa menggunakan WinImage atau MKBT. Jika Anda tidak mempunyai disket bootable atau image OS yang ingin digunakan, kunjungi http://www.bootdisk.com untuk men-download image start-up disk dari beberapa versi DOS dan OS lainnya.
Sumber: www.pcmedia.co.id

Baca selengkapnya ...

Menggunakan Handphone (LG KU250) untuk koneksi Internet pada Ubuntu 8.04

Untuk mendeteksi apakah handphone yang kita gunakan bias dikenali oleh Ubuntu 8.04 dengan baik, bias dicek pada System Log ketika kita colokkan kabel data ke port USB. Bukalah jendela System Log melalui [System]-[Administration]-[System Log] sehingga terbuka System Log Viewer. Pada bagian message, geser scroll bar sampai baris terakhir.
Kemudian koneksikan Handphone LG KU250 ke port USB, dan perhatikan pesan yang muncul pada bagian message dari System Log Viewer.
Berikut contoh pesan yang paling terakhir muncul:
Jul 19 20:15:39 otak-korzzlet kernel: [ 62.851371] input: USB Optical Mouse as /devices/pci0000:00/0000:00:1d.2/usb3/3-1/3-1:1.0/input/input11
Jul 19 20:15:39 otak-korzzlet kernel: [ 62.872755] input,hidraw2: USB HID v1.10 Mouse [USB Optical Mouse] on usb-0000:00:1d.2-1
Jul 19 20:19:52 otak-korzzlet kernel: [ 102.716748] usb 1-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 5
Jul 19 20:19:52 otak-korzzlet kernel: [ 102.725153] usb 1-2: configuration #1 chosen from 1 choice
Jul 19 20:19:53 otak-korzzlet kernel: [ 102.995205] cdc_acm 1-2:1.0: ttyACM0: USB ACM device
Jul 19 20:19:53 otak-korzzlet kernel: [ 102.997270] usbcore: registered new interface driver cdc_acm
Jul 19 20:19:53 otak-korzzlet kernel: [ 102.997278] /build/buildd/linux-2.6.24/drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
Perhatikan yang berwarna biru. Pesan inilah yang muncul ketika saya mengkoneksikan LG KU250 dengan USB Port. Pada bagian yang saya beri tebalkan (bold), terlihat bahwa modem di hp tersebut dikenal sebagai ttyACM0. Bisa saja kepunyaan anda dikenal dengan sedikit perbedaan.
Intinya... modem HP LG KU250 telah dikenal dengan baik di Ubuntu 8.04.
Kemudian, bukalah terminal melalui Application-->Terminal dan masuklah sebagai root dengan mengetikkan sudo su dan diikuti dengan password root anda. Perhatikan berikut ini. Sebagai tambahan, saya bekerja pada sebuah laptop dengan username zhumphallabbux.
zhumphallabbux@otak-korzzlet:~$ sudo su
[sudo] password for zhumphallabbux: [masukkan password Anda di sini, tanpa tanda kurung]
Kemudian ketikkan wvdialconf yang diikuti dengan Enter, sehingga keluar pesan seperti berikut:
root@otak-korzzlet:/home/zhumphallabbux# wvdialconf
Editing `/etc/wvdial.conf'.
Scanning your serial ports for a modem.
Modem Port Scan<*1>: S0 S1 S2 S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
ttyACM0<*1>: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: QUALCOMM INCORPORATED
ttyACM0<*1>: Speed 4800: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 9600: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 19200: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 38400: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 57600: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 115200: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 230400: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Speed 460800: AT -- OK
ttyACM0<*1>: Max speed is 460800; that should be safe.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
Found an USB modem on /dev/ttyACM0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyACM0: Speed 460800; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"
Perhatikan pada baris ketiga dari terakhir, bahwa sistem telah menemukan modem pada /dev/ttyACM0. Lanjutkan dengan kofigurasi koneksi ke operator anda dengan cara mengetik
“gedit /etc/wvdial.conf” yang diikuti dengan Enter –tanpa tanda kutip-.
root@otak-korzzlet:/home/zhumphallabbux# gedit /etc/wvdial.conf [Enter]
Sehingga muncul sebuah jendela gedit yang mengandung konfigurasi wvdial. Editlah konfigurasi tersebut, sesuai dengan petunjuk dari operator yang Anda gunakan.
Hasil edit yang telah saya lakukan seperti berikut ini:
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
INIT3 = AT+CGDCONT=1,"IP","telkomsel"
Modem Type = USB Modem
ISDN = 0
Phone = *99***1#
Modem = /dev/ttyACM0
Username = telkomsel
Password = telkomsel
Baud = 460800
Konfigurasi ini saya pakai untuk menggunakan Telkom Flash-nya Telkomsel.
Untuk operator lain , misalnya Indosat dengan im3-nya, mungkin hanya pada bagian INIT3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatgprs" yang Anda perhatikan, Sedangkan untuk passsword dan username, gunakan “indosat” untuk volome based atau "indosat@dursi" untuk timebased.
Setelah selesai, simpan perubahan yang telah anda lakukan dan tutup konfigurasi ini untuk kembali ke terminal.
Sekarang, Anda sudah bisa melakukan koneksi ke internet, dengan cara menetik wvdial di teminal, sehingga muncul pesan seperti berikut ini:
root@otak-korzzlet:/home/zhumphallabbux# wvdial
--> WvDial: Internet dialer version 1.60
--> Cannot get information for serial port.
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
ATZ
OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
--> Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","telkomsel"
AT+CGDCONT=1,"IP","telkomsel"
OK
--> Modem initialized.
--> Sending: ATDT*99***1#
--> Waiting for carrier.
ATDT*99***1#
CONNECT
--> Carrier detected. Waiting for prompt.
--> Don't know what to do! Starting pppd and hoping for the best.
--> Starting pppd at Sat Jul 19 20:47:44 2008
--> Pid of pppd: 9053
--> Using interface ppp0
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> local IP address 10.132.126.99
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> remote IP address 10.64.64.64
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> primary DNS address 202.3.208.10
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
--> secondary DNS address 202.3.210.10
--> pppd: ��[06][08]@�[06][08]ا[06][08]
JIka terminal Anda menampilkan pesan yang kurang lebih seperti di atas,berarti …..Selamat Berinternet ria…!!
Selamat mencoba. Seperti biasa, penulis tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan karena menggunakan turorial ini. Resiko ditanggung sendiri.

Baca selengkapnya ...
 

blogger templates 3 columns | Make Money Online